Sabtu, 01 Februari 2014

Ketika Harus Memilih...

Terkadang hidup dihadapkan kepada suatu pilihan, pilihan dimana kamu harus memilih, ataupun tidak harus memilih dan mengabaikannya. tetapi bagaimana ketika kamu diha
dapkan pada suatu pilihan dimana kamu dapat keluar dari zona yang saat ini sebenarnya sudah tidak lagi sehat. apalagi yang berkecimpung dalam dunia pekerjaan.. entah apapun itu pastilah setiap kehidupan harus dijalani setelah melakukan pilihan.. baik itu disadari ataupun tidak disadari.. itulah hidup.

kembali lagi kepada esensi kehidupan . Hidup itu adalah pilihan..... memang betul, dan itu sudah menjadi hak dasar bagi setiap Mahkluk yang ada di muka bumi ini.

dan ketika pilihan itu ada di dpan mata, dan tak bisa dipungkiri lagi.. saya harus segera membuat keputusan yang sangat cepat. mengingat kesempatan tersebut belum tentu datang untuk ke tiga kalinya..

uppss.. knapa ketiga kalinya... hehehehehxx.... sangatlah panjang apabila ku ceritakan dan kutilis dalam blog ini. yang pasti apabila di buat film mungkin akan menghabiskan 20 season.. hehehex..

yah.. itulah.. ketika kita sudah jengah dengan kondisi dan suasana pekerjaan saat ini mungkin terlintas ingin segera mengakhiri ataupun pindah dan lain sebagainya..

bukannya tidak mensyukuri Nikmat dari Allah S.W.T pada saat ini, tapi keadaannlah yang membuat ku harus mengambil keputusan tersebut..

jangan salahkan keryawan apabila, karyawan tersebut mulai merasa jenuh dan tidak betah.. tetapi seorang pimpinan lah yang harus bertanggung jawab dengan kondisi tersebut. Tidak lah menampik bahwa setiap karyawan atau apapun lah itu namanya memiliki hak untuk di hargai dan diberikan penghargaan baik itu dalam bentuk material ataupun moral agar terus berkarya dan berkarya....

seorang pemimpin haruslah memahami esensi dari suatu organisasi adalah suatu sistem mata rantai yang saling berhubungan dan tidak terpisahkan satu sama lain diantara bagiannya.. seorang pemimpin haruslah mendengarkan semua aspirasi dari setiap bawahannya, bukan hanya mendengar dari setiap ataupun segelintir orang saja..

ketika kau dihadapkan kepada kenyataan yang seperti itu langkah apakah yang akan kau ambil...???

dan ketika setiap perkataan, setiap bentuk komitmen tidak sesuai dengan apa yang di perbincangkan sebelumnya , langkah apakah yang akan kau ambil..??

dan akhirnya ketika ada suatu bentuk pilihan yang dapat membawamu keluar dari situasi tersebut apa yang akan kau lakukan ???